Industri konstruksi menghadapi angkatan kerja yang menua, kesulitan perekrutan, dan biaya tenaga kerja yang terus meningkat. Proyek pemasangan ubin lantai tradisional menghadapi berbagai tantangan seperti kekurangan tenaga kerja, efisiensi rendah, dan risiko keselamatan. Didorong oleh tantangan industri dan dukungan kebijakan, industri ini perlu segera melakukan transformasi menuju kecerdasan, pembangunan ramah lingkungan, dan digitalisasi.
Poin Masalah Konstruksi
Kolaborasi Pengangkatan Berat: Pemasangan satu ubin batu dengan berat lebih dari 80kg memerlukan kerja sama 3 hingga 4 orang.
Ketegangan Berulang: Pekerja harus melakukan lebih dari 200 gerakan membungkuk dan mengangkat berulang-ulang setiap hari.
Kesehatan Kerja: 75% ahli peletakan ubin menderita ketegangan otot lumbal atau bahkan herniasi lumbal yang parah karena pembengkokan dalam jangka panjang.
Biaya Tenaga Kerja Tinggi: Biaya tenaga kerja pemasangan ubin lantai menyumbang 20% hingga 30% dari total biaya proyek.
Tingkat Pengerjaan Ulang: Tingkat pengerjaan ulang tahunan mencapai 5% hingga 10% karena kesalahan manual.
Tenaga Kerja yang Menua: Menurut Biro Statistik Nasional, usia rata-rata pekerja konstruksi di Tiongkok adalah 43+.
Solusi Robot
Robot Pemasangan Ubin Batu adalah robot cerdas otomatis yang dapat menggantikan tenaga kerja manual untuk menerapkan proses pengeringan ubin lantai batu yang berat. Robot ini dapat menjalankan tiga proses inti dengan tepat: "penyebaran mortar kering yang tepat - pelapisan kembali semen (atau perekat ubin) - peletakan ubin batu yang tepat," mencapai konstruksi cerdas terintegrasi mulai dari pengolahan substrat hingga pemasangan produk jadi.
Alur Kerja Konstruksi
Penyemprotan air dan penyikatan slurry — Unduh peta dan titik kerja — Tetapkan garis referensi dan garis elevasi — Campurkan mortar kering dan slurry semen — Penyebaran mortar kering secara kasar — Penyebaran mortar kering secara presisi dengan robot — Pencairan kembali semen secara robot (sinkron) — Peletakan ubin batu